Kamis, 23 Maret 2017

ujian mid semester workshop

soal:



b)
-antara jenis ikatan dan bentuk rantai karbon sangat berkaitan dimana saat ikatan jenuh dan tak jenuh rantainya bisa berbentuk rantai karbon alifatik.
-antara jenis ikatan dan rantai siklik berkaitan karena pada saat rantai siklikseperti benzena merupakan senyawa yang memiliki ikatan rangkap dua (alkena)
-alkuna dan alkena pada saat senyawa alkuna dieliminasi menjadi alkena
-alkena,alkuna, dan alkana mempunyai bentuk yang berbeda berdasarkan posisi cabang dan posisi ikatan rangkap contohnya butana memiliki isomer1 butanal dan 2 metil propana.
-sifat fisika dan sift kimia memiliki hubungan yang sangat erat dimana sifat fisika suatu hidrokarbon ditinjau dari sift kimia
2
a)makroskopik
larutan dua campuran yang saling larut
contohnya :  dapat dilihat pada saat melarutkan suhu dengan air setelah diaduk kedua larutan saling bercampur.
b) mikroskopik
untuk menjelaskan materi yang bersifat mikroskopik dapat digunakan media alat/media untuk memudahkan penjelasannya. Contohnya pada materi struktur atom antara proton dan elektron pada struktur yang bertindak untuk menarik muatan adalah elektron  dengan menggunakan media balon dan kertas. Dimana balon memiliki muatan netral  kemudian balon diusapkan  pada rambut kepala dimana rambut kepala memiliki muatan negatif sehingga muatan negatif ditarik pada balon dan balon bermuatan negatif ketika balon diletakkan diatas kertas yang sudah dikecilkan maka kertas  akan tertarik oleh balon sehingga dapat dijelaskan elektron menarik  muatan atom pada kertas.
c) simbolik
untuk membuat reaksi kimia dapat dengan mudah  digunakan simbolik
AX+ + BY- à AYBX
Na+ + OH- à NaOH
3
a)      Faktor atom penyebab timbulnya hambatan implementasi K-13
-sulitnya mengubah minset guru
Banyaknya guru  yang tidak mau menambah/mengembang ilmu yang mereka punya sehingga sulit untuk diberi pembaruan.
-pembelajaran terlalu berpusat pada sisiwa sehigga peran guru sangat kecil dalam proses pembelajaran.
Pada K-13 siswa dituntut untuk sanagat berperan aktif dalam proses pembelajaran dimana guru hanya sebagai fasilitor. Siswa yang kurang memahamu konsep sering mengalami kesulitan  dalam proses belajar karena siswa mnecari sendiri informasi apa yang akan dipelajari sehingga kemungkinanan terjadinya miskonsepsi pada saat pembelajaran bisa terjadi.
-penilaian autentik
Sulitnya penerapannya karena banyak aspek yang dinilai sehingga sulit untuk menilai peserta didik.

b)

4.
a) manfaat penilaian autentik
1. siswa berperan aktif dalam proses penilaian
Karena pada penilaian autentik yang dinilai bukan hanya aspek kognitif tetapi juga aspek psikomtor dan kognitif sehingga pada saat proses pembelajaran siswa berlomba-lomba untuk aktif pada saat proses pembelajaran.
2. penilaian autentik tugas yang diberikan lebih menarik dan mencerminkan kehidupan sehari-hari
Pada tugas yang diberikan lebih menariksehingga siswa menjadi lebih aktif dan lebi bersemanagat dan membuat tugas dan dapat meningkatkan ide-ide kreatif yang dimiliki sisiwa.
3. orang tua lebih memahami penilaian autentik dari penilaian abstrak , perengkingan dan pengukuran lain tes standar  yaitu sehingga orang tua dapat mengetahui aspek yang dinilai dimana aspek penilaian pada penilain autentik ini sangat terperinci dibanding penilaian pada KTSP sehingga kemungkinann orang tua tidak ada yang memprotes hasil penilaian siswa karena orang tua tidak ada yang memprotes hasil penilaian siswa karena orang tu dapat mengetahui aspek yang dinilai pada siswa.
b) penilaian autentik pada praktikum kimia
1.penilaian terhadap keterampilan menggunakan alat laboratorium: tdak semua siswa siswa mampu menggunakan alat kimia dengan baik dan benar sehingga pada aspek dapat dilihat mana siswa yang mampu menggunakan alat dengan baik dan benar.
2.penilaian terhadap keterampilan komunikasi : pada aspek ini dinilai bagaimana siswa bekerja sama dan berkomunikasi pada saat melarutkan praktikum kimia.
3.keterampilan inferensi : pada saat praktikum dinilai kemampuan siswa dalam menyimpulkan dari hasil praktikum yang dilakukan
4. keterampilan dalam melakukan percobaan : pada aspek penilaian ini dinilai apakah siswa mampu melakukan percobaan dengan baik dan benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar