Senin, 13 Maret 2017

SISTIM PENILAIAN AUTENTIK TENTANG KEMAJUAN BELAJAR KIMIA SISWA DI SMA



Penilaian autentik adalah kegiatan menilai peserta didik yang menekankan pada apa yang seharusnya dinilai, baik proses maupun hasil dengan berbagai instrumen penilaian yang disesuaikan dengan tuntutan kompetensi yang ada di Standar Kompetensi (SK) atau Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD).
ciri-ciri penilaian autentik:
1. Mengukur semua aspek pembelajaran, yakni kinerja dan hasil atau produk.
2. Dilaksanakan selama dan sesudah proses pembelajaran berlangsung.
 3.Menggunakan berbagai cara dan sumber.
4. Tes hanya salah satu alat pengumpulan data penilaian.
5. Tugas-tugas yang diberikan mencerminkan bagian-bagian kehidupan nyata setiap hari.
6. Penilaian harus menekankan kedalaman pengetahuan dan keahlian, bukan keluasannya (kuantitas).

karakteristik penilaian autentik, adalah sebagai berikut:
1. Bisa digunakan untuk formatif maupun sumatif, pencapaian kompetensi terhadap satu kompetensi dasar (formatif) maupun pencapaian terhadap standar kompetensi atau kompetensi
 inti dalam satu semester (sumatif).
2. Mengukur keterampilan dan performansi, bukan mengingat fakta, menekankan pencapaian kompetensi keterampilan (skill) dan kinerja (performance), bukan kompetensi yang sifatnya hafalan dan ingatan.
3. Berkesinambungan dan terintegrasi, merupakan satu kesatuan secara utuh sebagai alat untuk mengumpulkan informasi terhadap pencapaian kompetensi siswa.
4. Dapat digunakan sebagai feed back, dapat digunakan sebagai umpan balik terhadap pencapaian kompetensi siswa secara komprehensif.


Jenis-Jenis Penilaian Autentik:
1.Penilaian Kinerja
2. Penilaian Proyek
3. Penilaian Portofolio
4. Penilaian Tertulis
5. Penilaian Sikap 
6. Penilaian Diri

7. Penilaian Produk
 Bagaimana penerapan penilaian autentik pada kurikulum 2013? Dan apakah terdapat kendala dalam penerapana penilaian autentik?

2 komentar:

  1. penerapan penilaian autentik pada K13 belum maksimal, tentang kendala pasti ada, dikarenakan tidak disemua sekolah guru memahami betul bagaimana prinsip penilaian autentik itu sendiri.

    BalasHapus
  2. jadi penilaian autentik in belum maksimal, karena penilaian ini membutuhkan keahlian guru dalam mengevaluai sistem pembelajaran dimana banyak aspek yang harus dinilai sehingga guru menjadi kesulitan dalam menerapkan sistem penilaian autentik pada k-13.

    BalasHapus