Penilaian autentik adalah kegiatan menilai peserta didik yang
menekankan pada apa yang seharusnya dinilai, baik proses maupun hasil dengan
berbagai instrumen penilaian yang disesuaikan dengan tuntutan kompetensi yang
ada di Standar Kompetensi (SK) atau Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar
(KD).
ciri-ciri penilaian autentik:
1. Mengukur semua aspek pembelajaran,
yakni kinerja dan hasil atau produk.
2. Dilaksanakan selama dan sesudah
proses pembelajaran berlangsung.
3.Menggunakan berbagai cara dan sumber.
4. Tes hanya salah satu alat pengumpulan
data penilaian.
5. Tugas-tugas yang diberikan
mencerminkan bagian-bagian kehidupan nyata setiap hari.
6. Penilaian harus menekankan kedalaman
pengetahuan dan keahlian, bukan keluasannya (kuantitas).
karakteristik penilaian autentik, adalah sebagai berikut:
1. Bisa digunakan untuk formatif maupun
sumatif, pencapaian kompetensi terhadap satu kompetensi dasar (formatif) maupun
pencapaian terhadap standar kompetensi atau kompetensi
inti dalam satu semester (sumatif).
2. Mengukur keterampilan dan
performansi, bukan mengingat fakta, menekankan pencapaian kompetensi
keterampilan (skill) dan kinerja (performance), bukan kompetensi yang sifatnya
hafalan dan ingatan.
3. Berkesinambungan dan terintegrasi,
merupakan satu kesatuan secara utuh sebagai alat untuk mengumpulkan informasi
terhadap pencapaian kompetensi siswa.
4. Dapat digunakan sebagai feed back,
dapat digunakan sebagai umpan balik terhadap pencapaian kompetensi siswa secara
komprehensif.
Jenis-Jenis Penilaian Autentik:
1.Penilaian Kinerja
2. Penilaian Proyek
3. Penilaian Portofolio
4. Penilaian Tertulis
5. Penilaian Sikap
6. Penilaian Diri
7. Penilaian Produk
Bagaimana penerapan
penilaian autentik pada kurikulum 2013? Dan apakah terdapat kendala dalam
penerapana penilaian autentik?
penerapan penilaian autentik pada K13 belum maksimal, tentang kendala pasti ada, dikarenakan tidak disemua sekolah guru memahami betul bagaimana prinsip penilaian autentik itu sendiri.
BalasHapusjadi penilaian autentik in belum maksimal, karena penilaian ini membutuhkan keahlian guru dalam mengevaluai sistem pembelajaran dimana banyak aspek yang harus dinilai sehingga guru menjadi kesulitan dalam menerapkan sistem penilaian autentik pada k-13.
BalasHapus